Pancawara adalah salah satu aspek penting dalam Kalender Jawa yang terkait dengan hari-hari dalam satu minggu. Setiap hari dalam Pancawara memiliki makna dan simbolik tersendiri, yang mencerminkan etos dan nilai-nilai dalam budaya Jawa. Berikut adalah penjelasan tentang setiap hari dalam Pancawara beserta etos dan nilai-nilai yang terkait:

  1. Minggu (Minggu): Hari Minggu dalam Pancawara melambangkan kemulian dan kehormatan. Ini adalah hari yang dipercayai sebagai hari yang baik untuk mengadakan upacara keagamaan dan aktivitas kebajikan. Nilai-nilai seperti kejujuran, kesederhanaan, dan menghormati orang lain sangat dihargai pada hari ini.

  2. Senin (Senin): Hari Senin memiliki makna keterikatan dan ketergantungan. Ini adalah hari yang mengingatkan manusia tentang keterkaitan mereka dengan alam dan lingkungan sekitar. Nilai-nilai seperti tanggung jawab, keseimbangan, dan kepedulian terhadap alam sering dihubungkan dengan hari Senin.

  3. Selasa (Selasa): Selasa adalah hari yang melambangkan semangat, keberanian, dan tekad. Hari ini dikaitkan dengan dewa perang dalam mitologi Jawa, sehingga nilai-nilai seperti keberanian, semangat juang, dan keadilan sangat ditekankan.

  4. Rabu (Rebo): Hari Rabu merupakan simbol kemakmuran dan kesuburan. Masyarakat Jawa percaya bahwa hari ini adalah waktu yang baik untuk usaha, perdagangan, dan aktivitas yang berkaitan dengan pertumbuhan. Nilai-nilai seperti kerja keras, kerajinan, dan kerjasama dalam mencapai tujuan juga terkait dengan Rabu.

  5. Kamis (Kemis): Hari Kamis adalah lambang kemurahan dan pemberian. Ini adalah waktu yang dianggap baik untuk memberikan bantuan kepada sesama dan melakukan kebaikan. Nilai-nilai seperti kasih sayang, kedermawanan, dan kepedulian terhadap orang lain dipromosikan pada hari ini.

  6. Jumat (Jumuah): Hari Jumat memiliki makna kerendahan hati dan ketundukan. Ini adalah hari suci dalam Islam, dan nilai-nilai seperti kerendahan hati, toleransi, dan penghormatan terhadap agama dan budaya lain sangat ditekankan.

  7. Sabtu (Setu): Hari Sabtu melambangkan kesempurnaan dan keseimbangan. Ini adalah hari yang dipercayai membawa keberuntungan dan harmoni. Nilai-nilai seperti keseimbangan, harmoni, dan rasa syukur sering dihubungkan dengan Sabtu.

Pancawara dalam Kalender Jawa bukan hanya sekadar sistem penanggalan, tetapi juga mengandung etos dan nilai-nilai yang menggambarkan pandangan hidup dan budaya masyarakat Jawa. Setiap hari memiliki pesan moral dan spiritual yang memberikan panduan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.